Tawakkal Dalam Mengais Rezeki

Imam Syafi’i bernama lengkap Abu Abdullah Muhammad bin Idris As Syafi’i, lahir di Gaza, Palestina pada tahun 150 Hijriah (767-820 M). Beliau merupakan imam madzhab fiqh terkemuka. Keturunan bangsawan Qurays dan masih keluarga jauh Rasulullah SAW dari ayahnya, garis keturunannya bertemu di Abdul Manaf (kakek ketiga Rasulullah) dan dari ibunya masih merupakan cicit Khalifah ke-4 Ali bin Abi Thalib radhiyaLlahu’anhu.


Berikut ini adalah mutiara kalam Imam Syafi’i Rahimahullah tentang tawakkal dalam mengais rezeki yang dikutip dari kitab Diwan Lil Imam Syafi’i. Beliau berkata :



عَلَيْكَ بِتَقْوَى اللهِ إِنْ كُنْتَ غَافِلاً
يَأْتِيْكَ بِالْأَرْزَاقِ مِنْ حَيْثُ لاَتَدْرِيْ
Bertakwalah kepada Allah jika kamu lalai
Niscaya dia memberimu rezeki dari jalan yang tidak kamu ketahui
فَكَيْف تَخَافُ الْفَقْرَ وَاللهُ رَازِقً
فَقَدْ رَزَقَ الطَّيْرَ وَالْحُوْتَ فِى الْبَحْرِ
Bagaimana kamu takut kefakiran padahal Allah pemberi rezeki
Dia memberi rezeki kepada burung dan ikan di laut bahari
وَمَنْ ظَنَّ أَنَّ الرِّزْقَ يَأْتِيْ بِقُوَّةٍ 
مَا أَكَلَ الْعُصْفُوْرُ شَيْئًا مَعَ النَّسْرِ
Barangsiapa menyangka bahwa kekuatan itu mendatangkan rezeki
Tentu burung pipit kalah dengan burung elang tidak mendapat rezeki
تَزُوْلُ عَنِ الدُّنْيَا فَإِنَّكَ لاَ تَدْرِيْ
إِذَا جَنَّ عَلَيْكَ اللَّيْلُ هَلْ تَعِيْشُ إِلَى الْفَجْرِ
Kamu pasti akan meninggalkan dunia dan kamu tidak mengetahui
Apabila malam tiba apakah kamu akan tetap hidup sampai besok pagi
فَكَمْ مِنْ صَحِيْحٍ مَاتَ مِنْ غَيْرِ عِلَّةٍ
وَكَمْ مِنْ سَقِيْمٍ عَاشَ حِيْنًا مِنَ الدَّهْرِ
Berapa banyak orang sehat yang meninggal tanpa sakit lagi
Berapa banyak orang sakit yang tetap hidup bertahun-tahun lagi
وَكَمْ مِنْ فَتًى أَمْسَى وَأَصْبَحَ ضَاحِكًا
وَأَكْفَانُهُ فِى الْغَيْبِ تُنْسَجُ وَهْوَ لاَ يَدْرِيْ
Berapa banyak anak muda yang tertawa-tawa ketika sore dan pagi
Padahal kain kafannya sedang dijahit sedang dia tidak menyadari
فَمَنْ عَاشَ أَلْفًا وَأَلْفَيْن
فَلاَ بُدَّ مِنْ يَوْمٍ يَسِيْرُ إِلَى الْقَبْرِ
Barangsiapa dapat hidup seribu atau dua ribu tahun lagi
Ia akan mendatangi kubur dan itu sudah pasti
(Diwan Lil Imami Asy-syafi'i Bab At-tawakkalu Fiir Rizq)

Diterjemahkan Oleh Admin PENATA-HOKI.


0 Response to "Tawakkal Dalam Mengais Rezeki"

Post a Comment